PENGERTIAN IHSAN

06.12.00
PENGERTIAN IHSAN



Ihsan berasal dari kata (حَسُنَ) yang artinya berbuat baik, sedangkan bentuk masdarnya adalah (اِحْسَانْ), yang artinya kebaikan. Dalam Al-Qur`an, terdapat seratus enam puluh enam (166) ayat yang berbicara tentang ihsan dan implementasinya.
Dari sini kita dapat menarik satu makna, betapa mulia dan agungnya perilaku dan sifat ihsan ini, hingga mendapat porsi yang sangat istimewa dalam Al-Qur`an. Beberapa ayat al-Qur’an yang menjelaskan tentang keutamaan ihsan dan perintah melaksanakannya, di antaranya adalah sebagai berikut:
وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ                                                                                                   
“…Dan berbuat baiklah kalian karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (al-Baqarah:195)

وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ      أَيْمَانُكُمْ                                                                                                                               
“…Dan berbuat baiklah terhadap dua orang ibu bapak, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat maupun yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan para hamba sahayamu…” (An-nisa : 36)
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.(QS. Al-Ankabut, 69)
Dilihat dari macam-macamnya, setidak-tidaknya ada tiga macam ihsan, yaitu ihsan kepada Allah, ihsan kepada manusia dan ihsan kepada segala sesuatu.




1.    Ihsan  dalam bentuk fiil amar

Terdapat dalam surat al-isra’ ayat 23, sebagai berikut :


وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا                                                                                               


Artinya :  “Dan tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang antara keduanya atau kedua-duanya berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka janganlah sekali-kali engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentah keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan baik”.

Ayat diatas merupakan peringatan keras bahwa mengucapkan kata “ah” kepadakedua orang tua  tidak diperbolehkan dalam agama, apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih  kasar dar ipada itu.

2.    Ihsan dalam bentuk fiil madhi

Allah berfirman dalam QS. Al-kahfi ayat 2 yang berbunyi:
$VJÍhŠs%uÉZãŠÏj9$Uù't/#YƒÏx©`ÏiBçm÷Rà$©!tÏe±u;ãƒurtûüÏZÏB÷sßJø9$#z`ƒÏ%©!$#šcqè=yJ÷ètƒÏM»ysÎ=»¢Á9$#¨br&öNßgs9#·ô_r&$YZ|¡ymÇËÈ
2.  Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,

Maksut dari ayat ini adalah Kelurusan kitab ini menunjukkan, bahwa kitab ini tidaklah memberitakan, kecuali dengan berita yang paling agung; berita yang memenuhi hati dengan ma’rifat (mengenal Tuhannya), keimanan dan pandangan yang lurus, seperti berita yang menerangkan tentang nama-nama Allah, sifat-sifat-Nya dan perbuatan-Nya, termasuk pula hal-hal ghaib di masa lalu dan yang akan datang, dan bahwa perintah serta larangannya membersihkan jiwa, menumbuhkannya dan menyempurnakannya karena cakupannya yang mengandung keadilan, keikhlasan dan ibadah kepada Allah Rabbul ‘alamin. Siksaan di dunia maupun siksaan di akhirat. Termasuk rahmat (kasih-sayang)-Nya kepada hamba-hamba-Nya adalah Dia telah menetapkan hukuman berat kepada orang-orang yang menyelisihi perintah-Nya, menerangkannya kepada mereka, dan menerangkan sebab-sebab yang dapat mengarah kepadanya. Kepada orang-orang yang kafir dan yang mendurhakai perintah-Nya. Baik yang wajib maupun yang sunat, disertai ikhlas dan mutaba’ah (sesuai sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam). Sebagai balasan terhadap iman dan amal saleh mereka, di mana yang paling besarnya adalah mendapatkan keridhaan Allah dan masuk ke surga.

3.    Ihsan dalam bentuk jamak mudzakar salim

(#qà)ÏÿRr&urÎûÈ@Î6y«!$#Ÿwur(#qà)ù=è?ö/ä3ƒÏ÷ƒr'Î/n<Î)Ïps3è=ök­J9$#¡(#þqãZÅ¡ômr&ur¡¨bÎ)©!$#=ÏtätûüÏZÅ¡ósßJø9$#ÇÊÒÎÈ
195.  Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, Karena Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Maksutnya, Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kaum Mukminin agar menginfakkan harta mereka di jalan jihad untuk dengan menyiapkan perbekalan, memudahkan perjalanan satuan-satuan perang khusus dan para pejuang serta melarang mereka untuk meninggalkan infak di jalan Allah -yang tidak lain adalah jihad- sebab bilamana mereka meninggalkan infak dan jihad, maka itu sama dengan orang yang menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. Hal ini dikarenakan, bila musuh yang selalu mengintai melihat mereka tidak lagi berjihad, maka mereka akan menyerang dan memerangi mereka bahkan bisa mengalahkan mereka sehingga karenanya mereka akan binasa.
Di samping itu, Allah juga memerintahkan mereka agar berlaku baik dalam seluruh perbuatan-perbuatan mereka. Berlaku baik dalam perbuatan artinya menekuninya, memperbagusnya dan membersihkannya dari segala ketimpangan dan kerusakan. Allah juga berjanji kepada mereka bahwa jika mereka berlaku baik dalam perbuatan-perbuatan mereka tersebut, maka Dia akan menolong membantu dan menolong mereka.


A.  Kesimpulan

Ihsan terdiri dari banyak konteks. salah satu nya seperti yang sudah disebutkan dalam penjelasan diatas, antara iman , islam dan ihsan itu mempunyai kolerasipenerapan/pengamalan  yang kuat dalam kehidupan sebagai umat islam.

B.  Saran

Mari kita sama-sama meningkatkan rasa ihsan terhadap semua mahluk, baik itu terhadap mahluk yang berakal maupun tidak.
Firman Allah :
وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ                                                                                                   

“…Dan berbuat baiklah kalian karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (al-Baqarah:195)

 Jika kita sudah melakukan menerapkan prilaku ihsan dalam kehidupan sehari-hari berarti kita sudah mempunyai iman dan islam.





Artikel Terkait

Previous
Next Post »

komentar anda sangat berguna bagi perkembangan blog kami EmoticonEmoticon

Subscribe